Rencana penerimaan perpajakan tahun 2010 sebesar Rp 611, triliun, sementara realisasi penerimaan sampai dengan 30 April sebesar Rp 170 triliun, hampir mencapai 30 %.

Saldo awal tunggakan pajak Akhir Desember 2010 sebesar Rp 50,1 triliun, pelunasan pelunasan hutang pajak Januari sampai dengan April 2010 sebesar Rp 8,9 triliun sedangkan penambahan hutang pajak sebesar Rp 16,6 triliun sehingga tunggakan pajak sampai dengan akhir April 2010 mencapai 57,8 triliun.

Ini berarti sepanjang bulan Januari sampai dengan April 2010 terdapat penambahan hutang pajak sebesar Rp. 7,7 triliun atau bertambah 15, 37 % dibanding saldo awal tahun 2010.

Otomatis tugas yang diemban DJP selaku operator pengamanan penerimaan negara semakin bertambah. Beban ini bukanlah beban yang ringan karena berhadapan dengan Penanggung pajak dengan berbagai latar belakang dan kondisi yang komplek.

Dengan mekanisme perpajakan self assesment, dimana memberikan kepercayaan kepada masyarakat (WP) untuk mendaftarkan sendiri, menghitung sendiri, membayarkan sendiri dan melaporkan sendiri perpajakannya. Apabila diterapkan secara sebenar-benarnya seharusnya tidak perlu ada tunggakan pajak.

Logikanya adalah apabila WP memiliki kesadaran yang tinggi dengan menghitung sendiri kewajiban perpajakannya sesuai ketentuan perpajakan dan membayar sendiri maupun melaporkan sendiri pajaknya tepat waktu, maka tidak aka ada surat ketetapan pajak maupun surat tagihan yang menjadi beban hutang pajak bagi WP.

Namun realita selalu tidak sama dengan konsep logika yang diharapkan. Kondisi riil dengan berbagai aplikasi yang terjadi dan kompleksitas permasalahan yang berkembang di lapangan tidak akan sejalan dengan logika diatas kertas.

Apabila dikembalikan pada konteks awal bahwa pajak adalah kontribusi kepada negara yang bersifat memaksa dan tidak ada imbalan jasa secara langsung bagi pembayarnya maka pajak merupakan beban nyata yang selalu dihindari oleh semua orang.

Sewajarnya apabila WP melakukan upaya efisiensi beban pajak maka takhayal lagi jika pelaksanaan mekanisme self assesment menjadi kabur dan berakibat adanya tumpukan hutang pajak.

Beragam permasalahan WP mulai dari ketidaktahuan, kurangnya pelayanan perpajakan, ketidakpedulian terhadap perpajakan, kesalahan atau kekhilafan dalam perhitungan, perbedaan penafsiran ketentuan peraturan perpajakan, sengketa permasalahan internal perusahaan, masalah kemampuan likuiditas, kurangnya pemahaman atau kesadaran perpajakan bahkan sampai dengan manipulasi perpajakan akan berdampak pada masalah tunggakan pajak.

Permasalahan tunggakan pajak harus diselesaikan untuk menjaga kepastian hukum dalam perpajakan. Namun lagi-lagi law enforcement tidak akan efektif jika hanya berjalan kaku tanpa melihat, meraba dan merasakan realita kondisi lapangan.

Dikarenakan kata kunci dari mekanisme perpajakan (self assesment) adalah kesadaran WP, maka diperlukan suatu pendekatan yang efektif dan manusiawi terhadap WP.

Pendekatan efektif akan berjalan apabila semuanya diletakkan dengan menempatkan sesuai proporsi bidang tugas masing-masing, dengan posisi yang sama tanpa merendahkan atau direndahkan satu sama lain dimana fiskus tidak semena-mena namun juga tidak dibawah tekanan WP.

Adanya transparansi, dengan mengungkapkan keadaan yang sesungguhnya tanpa ada yang disembunyikan sehingga tidak ada fihak yang merasa dicurangi/dibohongi. Untuk menimbulkan rasa saling percaya.

Komunikasi adalah point utama dalam pemecahan permasalahan, bahkan komunikasi harus terus terjalin meskipun terasa melelahkan. Kesalahan dalam komunikasi dapat berdampak fatal, dengan terputusnya komunikasi permasalahan justru akan semakin berkembang.

Komunikasi yang diharapkan adalah yang menghasilkan rasa saling mengerti dan memahami sehingga kesadaran akan timbul dengan sendirinya dan permasalahan mendapatkan solusi.

Comments
  1. Rachmad Prihantoyo says:

    Mohon materi ajar ttg komunikasi dengan pendekatan kultur sosial dalam penagihan pajak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s