System Mafia Perpajakan ?

Posted: 11 April 2010 in ARTiCLE
Tags: , , , , ,

Pada tahun 1997 terjadi perombakan pemerintah secara revolusioner yang dipicu oleh tuntutan dari kemurkaan rakyat yang sudah tidak percaya terhadap sistem pengelolaan ketatanegaraan dan adanya gempuran krisis ekonomi global ditakdirkan untuk menuntun lahirnya reformasi di negeri ini.

Sedangkan reformasi di bidang perpajakan sudah terjadi 14 tahun sebelumnya yaitu pada tahun 1983. Tanpa disertai adanya tuntutan dari manapun dan juga bukan karena terpaan krisis ekonomi, melainkan suatu perbaikan murni dari dalam, karena menyadari bahwa terdapat berbagai kelemahan dalam system perpajakan.

Reformasi yang dilakukan meliputi perubahan struktur organisasi, dimana sebelumnya kantor pajak bernama Kantor Inspeksi Pajak dengan baju sragam PDL yang terkesan angker dirombak menjadi Kantor Pelayanan Pajak, yang menempatkan diri dalam posisi sebagai pelayan masyarakat.

Selain itu diterbitkannya 3 paket UU Perpajakan yang meletakkan landasan dasar perpajakan dengan mengenalkan sitem Selft assesment, system yang sampai sekarang masih relevan diterapkan di negara-negara modern. Tidak bisa dibayangkan apabila yang dipergunakan adalah system Official Assesment maka betapa arogannya aparat pajak diberi kuasa untuk menghitung dan menetapkan jumlah pajak yang harus dibayar WP.

Dikarenakan perkembangan pesat dunia bisnis, maka organisasi DJPpun juga harus melangkah bergerak lebih cepat dari dinamika ini, DJP menyadari banyaknya kelemahan dalam system perpajakan yang ada maka sejak tahun 2000 DJP telah melakukan pembenahan organisasi secara besar-besaran yang dikenal dengan Moderinisasi DJP, yang meliputi perubahan struktur organisasi, perubahan proses bisnis dengan menggunakan menerapkan sistem administrasi modern, dan pelaksanaan MSDM.

Inti dari perubahan ini adalah perubahan paradigma dari yang dikenal sulit menjadi mudah, yang komplek menjadi simpel, dan pegawai yang bermental semena-mena (birokrat) dirombak sebagai pelayanan masyarakat dengan diperlakukannya Kode Etik kepada seluruh pegawai.

Perubahan ini sudah didesign secara matang, gradual dan menyeluruh. Dikarenakan perubahan-perubahan dilakukan secara fundamental maka dengan kerja keras dan komitmen seluruh komponen internal maka tahun 2008 tuntas sudah Modernisasi DJP.

Ternyata pembenahan system tidak hanya berhenti sampai disini, belum kering keringat dalam perubahan system Modernisasi DJP, lagi-lagi project terbaru sudah siap dirilis dengan nama Project For Indonesian Tax Administration Reform (PINTAR), sebuah reformasi system administrasi perpajakan yang mengedepankan akurasi dan transparansi administrasi perpajakan. Salah satu programnya adalah program pembentukan account Wajib Pajak, dimana account Wajib Pajak akan terpantau secara transparan sehingga mengikis kemungkinan adanya penyimpangan.

Dari fase panjang yang telah dilalui dan adanya fenomena yang memprihatinkan akhir-akhir ini. Memberikan pelajaran yang sangat berharga bahwa tidak ada suatu system yang sempurna, semua system pasti ada kelemahan dan celahnya meskipun telah dibentuk suatu system yang canggih, tetapi celah-celah barupun akan terbentuk.

Comments
  1. wiwikbasuki says:

    Perpajakan yaa…? angka-angka yaa…? Inilah salah satu kelebihanku: aku lemot kl sdh soal angka. Harus sering-sering mampir ke sini nich spy ga’ tambah parah kelebihanku.

  2. nchendisini says:

    boleh ijin minta sedikit kata2ny buat referensi tugas??

  3. natanedan says:

    kalo di Indonesia emg susah, mentalnya korup
    di swasta jg bnyk tikus2
    internal control yg hrs diperketat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s