Indahnya Menikmati Cahaya Matahari Terbenam

Posted: 10 April 2010 in ARTiCLE
Tags: , , , , , ,

Di Pagi hari matahari bersinar cerah menyambut langkah awal untuk memulai aktifitas, sesaat lagi matahari mulai meninggi, dan di siang hari mulai memanas, terasa penat. Di sore hari akan terlihat matahari terbenam di ufuk barat, kuning kecokelatan, terlihat indah setelah seharian penuh aktifitas melelahkan Keindahan cahaya matahari terbenam ini yang mengilhami dikeluarkannya kebijakan Sunset Policy, dengan harapan malam harinya kita bisa tidur nyenyak dan mimpi indah.

Latar Belakang

Prinsip dasar system Perpajakan Indonesia adalah Self assessment. Dimana mengedepankan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam pemenuhan pelaksanaan perpajakan. Mulai dari Mendaftarkan diri (mendaftarkan NPWP, Menghitung sendiri jumlah pajaknya, Menyetorkan sendiri pajaknya, dan Melaporkan sendiri Perpajakannya.

Memperkuat Basis data/Informasi Perpajakan

Untuk mengamankan penerimaan negara maka DJP berwenang menghimpun data/informasi dari berbagai fihak yang berkaitan dengan perpajakan.

Meningkatkan Kesadaran Pemenuhan Kewajiban Perpajakan

Tidak semua Wajib Pajak memenuhi kewajiban perpajakannya secara benar. Dalam pengisian SPT tahunan WP masih banyak yang kurang benar, kurang lengkap dan kurang jelas terhadap penghitungan pajak atau pembayaran pajak, Obyek pajak/bukan obyek pajak, harta dan kewajibannya.

Memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melaksanakan kewajiban perpajakan tahun-tahun sebelumnya secara benar dan diberikan fasilitas untuk tidak dikenakan sanksi perpajakan berupa denda, bunga, kenaikan, dan pidana.

Sunset Policy

Fasilitas penghapusan sanksi administrasi perpajakan berupa bunga yang diatur dalam pasal 37A Undang-undang KUP, hanya berlaku pada tahun 2008.

Siapa yang dapat memanfaatkan Sunset Policy

Orang Pribadi yang secara sukarela mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP dalam tahun 2008 dan menyampaikan SPT Tahunan PPh untuk tahun pajak 2007 dan sebelumnya paling lambat tanggal 31 Maret 2009.

Wajib Pajak Orang Pribadi atau Badan yang dalam tahun 2008 membetulkan SPT Tahunan PPh untuk tahun pajak 2006 dan sebelumnya yang mengakibatkan pajak yang harus dibayar menjadi lebih besar.

Apa Keuntungan Sunset Policy

Tidak dikenakan sanksi administrasi

  1. Tidak dilakukan pemeriksaan terhadap SPT Tahunan PPh yang disampaikan atau dibetulkan oleh Wajib Pajak, kecuali SPT Tahunan PPh yang menyatakan lebih bayar atau terdapat data lain yang belum dilaporkan.
  2. Apabila WP sedang diperiksa dan belum disampaikan surat pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP), pemeriksaan akan dihentikan.
  3. Data dan/atau informasi yang tercantum dalam SPT Tahunan PPh terkait dengan pemanfaatan Sunset Policy tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk menerbitkan surat ketetapan pajak atas jenis pajak lainnya.
  4. Semua pihak yang memanfaatkan kesempatan ini dapat tidur nyenyak.

Perkembangan Sunset Policy

Pembetulan SPT Tahunan

Perkembangan Sunset Policy tahun 2008 Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah II, per tanggal 5 Januari 2009 jam 16.00, Jumlah Wajib Pajak yang memanfaatkan fasilitas Sunset Policy dengan menyampaikan pembetulan SPT Tahunan sebanyak 13.946 WP, dengan jumlah pembayaran pajak sebesar Rp. 30.498.043.747. sudah mencapai 206.20 % dari target semula Rp. 14.790.717.538.

Penambahan jumlah NPWP.

Pada talkshow kita 4 minggu yang lalu, tanggal 11 Desember 2009, disampaikan bahwa sampai saat itu jumlah NPWPseluruh Indonesia bertambah dari sekitar 7juta NPWP menjadi 9 juta NPWP yang berarti meningkat 28.57 % dari tahun lalu. Ternyata menjelang hari-hari akhir tahun 2008 (menjelang berakhirnya Sunset Policy), DJP menerima pendaftaran NPWP sebanyak 50.000 sampai dengan 100.000 NPWP per hari, Hingga Akhir Desember 2008 jumlah NPWP seluruhnya menjadi 10 Juta NPWP, ini berarti NPWP melonjak 42.85% dari tahun lalu.

Mengingat atensi masyarakat yang luar biasa terhadap Sunset policy maka sebagai bentuk penghargaanya Pemerintah merasa perlu untuk memperpanjang fasilitas Sunset Policy, Perpanjangan hingga tanggal 28 februari 2009 hanya untuk wajib pajak lama yang sudah memiliki NPWP sebelum tahun 2008. Untuk yang baru memiliki di 2008 punya waktu sampai 31 maret 2009.

Mengingat masalah perpajakan ini cukup rumit apalagi meskipun sudah berlalu beberapa tahun tapi masih bisa dibongkar lagi dengan pemeriksaan Pajak, maka dengan adanya perpanjangan sunset policy ini sebaiknya Kita manfaatkan semaksimal mungkin. Apabila masih ada masalah-masalah dalam perpajakan segera dilakukan perbaikan, apabila menemui kesulitan dapat melakukan konseling dengan Account Representatif pada KPP Pratama setempat.

Biasanya waktu terus berlalu, harusnya sunsetnya sudah berakhir dan saat ini sudah larut malam tapi ternyata sunsetnya bisa diundur, entah gimana caranya, mungkin mataharinya Kita tarik ke atas lagi. Saat cahaya sunset ini indah sebaiknya Kita nikmati sepuasnya biar nanti malam semuanya bisa tidur nyenyak dan mimpi indah sehingga siap menyongsong esok hari yang lebih cerah.

Dirangkum dari Talkshow Klinik Pajak di Ria Fm 98.80 Mhz

Live pada Hari Kamis, 8 Januari 2009 Jam 08.00 – 09.00

Didie Yetno Setyadi, Thomas Widhyasmoro, Putri dan Chairudin Nur Rachmanto

Comments
  1. assalamu’alaikum …

    salam kenal …

    mohon di linkback …

    ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s