PSAK 7 Pengungkapan Pihak-Pihak Yang Mempunyai Hubungan Istimewa (Related Parties Transaction Disclosures)

Posted: 7 April 2010 in PSAK
Tags: , , , , , ,

Pengungkapan

17. Berikut ini adalah contoh situasi transaksi antara pihak yang mempunyai hubungan istimewa mungkin memerlukan pengungkapan oleh suatu perusahaan pelapor :

a) pembelian atau penjualan barang;
b) pembelian atau penjualan properti dan aktiva lain;
c) pemberian atau penerimaan jasa;
d) pengalihan riset dan pengembangan;
e) pendanaan (termasuk pemberian pinjaman dan penyetoran modal baik secara tunai maupun dalam bentuk natural),
f) garansi dan penjaminan (collateral), dan;
g) kontrak menajemen.

18. Agar pembaca laporan keuangan dapat mendapatkan gambaran tentang pengaruh hubungan istimewa, perusahaan pelapor wajib mengungkapkan adanya hubungan istimewa bila terdapat pengendalian (control), sehubungan dengan transaksi antara pihak yang mempunyai hubungan istimewa.

19. Jika terdapat transaksi antara pihak yang mempunyai hubungan istimewa, perlu diungkapkan hakekat transaksi dan unsur-unsur transaksi yang diperlukan agar laporan keuangan tersebut dapat dimengerti. Unsur-unsur ini biasanya mencakup:

(a) suatu petunjuk mengenai volume transaksi, baik jumlahnya maunpun proporsinya,
(b) jumlah atau proporsi pos-pos terbuka (outstanding items), dan
(c) kebijakan harga.

20. Pos-pos serupa biasanya diagregasikan kecuali jika pengungkapan terpisah diperlukan agar pengaruh dari transaksi antara pihak yang mempunyai hubungan istimewa pada laporan keuangan perusahaan pelapor dapat dimengerti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s